Monday, March 24, 2014

Koperasi, Solusi Ekonomi Negeri


Mufa Media - Sudah kita ketahui bersama bahwa bangsa Indonesia merupakan bangsa yang majemuk. Hal itu dapat dilihat dari banyaknya keanekaragaman yang dimiliki oleh warga bangsa ini. Baik itu dari segi keanekaragaman ras, suku, adat-istiadat maupun pola pikiran dan tingkah laku serta masih banyak lagi dimensi keanekaragaman lainnya.


Lambang Koperasi Indonesia
Koperasi Indonesia
Sumber Gambar: http://industri.bisnis.com/

Keanekaragaman Bangsa Indonesia 

Tiap dimensi keanekaragaman tersebut seakan-akan telah menjadi trademark bangsa ini. Karena dengan keanekaragaman inilah bangsa kita menjadi dikenal oleh bangsa-bangsa yang lainnya. Hal ini dipandang sebagai sebuah keunikan tersendiri yang dimiliki oleh bangsa kita. Namun kali ini penulis tidak bermaksud untuk untuk mengkhususkan diri dalam membahas hal tersebut secara panjang lebar.

Namun dari sudut tinjauan ini, penulis mengajak untuk mengambil sebuah sisi yang mempunyai kaitan dengan permasalahan ekonomi bangsa kita. Dari sisi ini diharapkan kita dapat menyadari bahwa banyaknya keanekaragaman yang dimiliki oleh bangsa kita justru dapat  dikatakan menjadi alasan mendasar sebab terjadinya banyak perbedaan diantara warga negara Indonesia sendiri yang pada ujung-ujungnya nanti menimbulkan permasalahan ekonomi bangsa ini. Alasannya, tiap orang dari warga negara kita tentunya memiliki karakteristik dan cara tersendiri dalam memandang, memahami, dan menyikapi segala sesuatunya. Karena memang setiap orang mempunyai cara berfikir yang berbeda sama sekali dengan orang lain tanpa menafikan terhadap sisi-sisi kesamaannya. Disamping itu setiap dari mereka mempunyai kebutuhan, kepentingan dan selera masing-masing.

Bila kita mau mengamati, ternyata kesalahan dalam menyikapi perbedaan-perbedaan inilah yang secara langsung maupun tidak langsung pada kenyataannya seringkali menjadi sumber dari berbagai problematika bangsa ini, termasuk didalamnya permasalahan ekonomi. Sebagai gambaran sederhananya, bahwa dalam ruang lingkup kepentingan ekonomi, masing-masing orang mempunyai cara tersendiri untuk memenuhi apa yang dibutuhkan dan diinginkannya. Disinilah seringkali benturan-benturan antara kepentingan individu satu dengan yang lainnya tidak dapat dihindarkan. Dengan demikian dapat dikatakan inilah yang sebenarnya menjadi titik tolak munculnya dan makin ruwetnya permasalahan ekonomi bangsa kita, mulai dari permasalahan yang paling sederhana hingga permasalahan yang paling kompleks sekalipun.

Kondisi Indonesia dari Sudut Ekonomi

Adapun kenyataan yang saat ini terjadi adalah bangsa kita ternyata belum dapat dikatakan sebagai bangsa yang makmur dalam aspek ekonomi, bahkan justru notabene masih menjadi bangsa dengan perkembangan ekonomi yang lamban dan jauh tertinggal bila dibandingkan dengan bangsa-bangsa yang lain, meski itu dalam kawasan ASEAN sekalipun. Ini didasarkan pada beberapa hasil penelitian yang dilakukan oleh berbagai lembaga survey yang ada. Karena memang pada kenyataannya tidak dapat dipungkiri bahwa sampai saat ini masih banyak sektor-sektor ekonomi yang terkesan berjalan di tempat atau bahkan mengalami kemunduran-kemunduran. Hal ini tentunya tanpa bermaksud- memandang sebelah mata terhadap beberapa perkembangan positif yang ditunjukkan bangsa ini dalam beberapa sektor ekonomi tertentu.

Menyadari akan kompleksnya permasalahan ekonomi yang di hadapi oleh bangsa ini, maka sangat diharapkan adanya ide-ide cerdas dan terobosan-terobosan solutif untuk memecahkan dan mengatasi permasalahan-permasalahan itu. Ide dan terobosan ini mungkin dapat diidentikkan dengan semacam ”formula khusus” yang cocok dengan karakteristik permasalahan ekonomi bangsa ini. Diharapkan dengan ”formula” itu, permasalahan ekonomi yang terjadi dapat diatasi dengan tuntas, atau mungkin minimal dapat menjadi jalan alternatif yang jitu dalam meringankan  masalah yang tengah terjadi.

Formula Khusus untuk Pemecahan Masalah Ekonomi

Memahami akan kebutuhan terhadap pemecahan masalah ekonomi ini, sebenarnya bangsa Indonesia telah memiliki ”formula” itu, yakni berupa konsep yang jitu dan cemerlang. Konsep itu telah dipandang dan dirasakan oleh beberapa ahli ekonomi sebagai formula yang sangat tepat dan cocok untuk karakteristik permasalahan ekonomi yang dihadapi oleh bangsa ini. Kemanfaatannya paling tidak sampai saat ini sudah dapat dirasakan oleh segenap warga negara Indonesia yang ikut bergabung didalamnya. Konsep itu bernama ”koperasi”.

Bagi masyarakat Indonesia, yang notabene mayoritas berada pada  tingkatan ekonomi menengah kebawah dengan segala keanekaragamannya, koperasi paling tidak sampai saat ini dan beberapa waktu kedepan dipandang masih dapat menjadi solusi yang tepat bagi permasalahan ekonomi yang ada. Hal ini dikarenakan konsep yang ditawarkan dalam koperasi mempuyai kesesuaian dengan karakteristik dan kondisi masyarakat Indonesia pada umumnya, sehingga- konsep tersebut sangat cocok dan sesuai untuk diaplikasikan. Disamping itu faktor fleksibilitas yang ditawarkan koperasi sangat memudahkan bagi segenap masyarakat Indonesia dalam praktek pelaksanaannya.

Bila ditinjau dari segi konsep, pada intinya koperasi sudah dapat dikatakan sebagai ”formula” yang teramat bagus dan tepat untuk keluar dari permasalahan ekonomi bangsa ini. Konsep yang ditawarkan oleh koperasi dipandang memiliki kelebihan-kelebihan tersendiri bila dibandingkan dengan konsep-konsep ekonomi yang lainnya, konsep ekonomi kapital misalnya, ataupun yang lain. Ini dikarenakan bangsa Indonesia- yang memang memiliki tingkat kemajemukan yang tinggi dengan landasan demokrasi yang demikian kuat- membutuhkan ruang gerak dan kebebasan dalam kerangka dinamika perekonomiannya. Sedangkan hal tersebut sudah terdapat dalam konsep koperasi Indonesia. Disamping itu masih banyak sisi-sisi kecocokan yang lainnya. Bahasa sederhananya, koperasi merupakan solusi yang tepat dari permasalahan yang dialami oleh bangsa Indonesia saat ini dan bahkan mungkin kedepannya.

Namun demikian, sebenarnya yang menjadi pokok masalah yang mendasar dari timbul dan makin ruwetnya problematika perekonomian bangsa Indonesia sampai saat ini- tanpa bermaksud menjustifikasi- adalah belum berhasilnya masyarakat kita dalam menerapkan secara maksimal konsep yang demikian cemerlang yang bernama koperasi ini. Pasalnya, masih banyak dari masyarakat kita yang belum menyadari sepenuhnya akan besarnya manfaat yang ditawarkan oleh konsep ini, atau bahkan mungkin masih ada beberapa lapisan dari masyarakat kita yang belum mengenal dan memahami konsep ini atau juga- mungkin salah dalam memahami konsep ini. Sehingga masih banyak masyarakat kita yang terkesan ogah untuk ikut berperan serta dalam koperasi. Sebuah konsep ekonomi sebagus dan secemerlang apapun- dalam prakteknya- tidak akan berarti apa-apa bila tidak diterapkan secara maksimal dan konsisten.

Perlunya Sinergitas

Dalam konteks ini dapat dikemukakan bahwa faktor sinergitas dan kekompakan antara ketiga sektor utama perekonomian bangsa ini yakni: negara, koperasi dan swasta dipandang memegang peranan yang sangat penting dan utama. Tanpa adanya sinergitas dan kekompakan antara ketiga sektor tersebut, maka dapat dikatakan sangat sulit atau bahkan mustahil untuk bisa keluar dari berbagai problematika ekonomi yang tengah membelit bangsa ini.  Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa bila kita benar-benar bermaksud menyelesaikan permasalahan ekonomi bangsa ini, maka kita harus mau dan siap secara bersama-sama menerapkan konsep koperasi ini secara maksimal dan berkelanjutan dalam ranah perekonomian kita. Bersediakah kita?